Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Diduga Tambang Pasir Ilegal di Balerejo Kalirejo Lampung Tengah, Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga Pencemaran Sungai

Selasa, 17 Februari 2026 | Februari 17, 2026 WIB |
Aktivitas penambangan pasir menggunakan mesin sedot di Kampung Balerejo, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, yang dikeluhkan warga karena diduga merusak jalan dan mencemari lingkungan. (Anhar/Wajoterkini.com)


WAJOTERKINI.COM, LAMPUNG TENGAH – Aktivitas tambang pasir atau galian C yang diduga ilegal di Kampung Balerejo, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, menuai keluhan dari masyarakat setempat. Warga menyebut sedikitnya terdapat lima titik lokasi penambangan pasir yang beroperasi di wilayah tersebut dan dinilai semakin meresahkan.


Keberadaan tambang tersebut disebut berdampak langsung terhadap kondisi infrastruktur desa. Jalan kampung yang sebelumnya layak dilalui kini mengalami kerusakan cukup parah akibat intensitas armada truk pengangkut pasir yang keluar masuk setiap hari dari lokasi tambang. Saat musim hujan, kondisi jalan menjadi becek, berlubang, dan membahayakan pengendara.

Kondisi jalan di Kampung Balerejo, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, tampak rusak dan berlubang serta dipenuhi genangan air diduga akibat aktivitas truk pengangkut pasir dari lokasi tambang. ( Anhar/wajoterkini.com)


Selain kerusakan jalan, warga juga mengeluhkan dugaan pencemaran lingkungan akibat limbah sedotan pasir. Air yang sebelumnya jernih kini tampak keruh dan mengalir hingga ke sungai serta area persawahan warga. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap lahan pertanian dan kualitas lingkungan sekitar.


Warga menyebut sebelum menggunakan mesin sedot pasir, para penambang sempat mengoperasikan alat berat jenis excavator untuk melakukan pengerukan. Namun, kini aktivitas tersebut beralih menggunakan mesin sedot pasir yang dinilai tetap menimbulkan dampak signifikan terhadap lingkungan.

Kondisi bekas galian tambang pasir di Kampung Balerejo, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, terlihat membentuk tebing curam dan genangan air keruh yang diduga dampak aktivitas penambangan. ( Anhar/Wajoterkini.com).


Dari pantauan awak media saat mendatangi lokasi, terlihat area galian cukup dalam dengan genangan air berwarna kecokelatan. Sejumlah pekerja tampak mengoperasikan mesin sedot dengan selang besar yang terhubung ke titik galian. Material pasir dialirkan melalui pipa menuju lokasi penampungan sebelum diangkut menggunakan truk. Armada truk bermuatan pasir terlihat hilir mudik melintasi jalan kampung, meninggalkan jejak lumpur dan debu.


Seorang warga berinisial AT meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun tangan menertibkan aktivitas tambang pasir yang diduga ilegal tersebut. Ia berharap ada pengecekan perizinan serta tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran.


“Kami minta ada penertiban. Jangan sampai lingkungan rusak dan masyarakat yang dirugikan. Kalau memang tidak berizin, harus dihentikan,” ujar AT.


Warga berharap pemerintah daerah dan aparat berwenang melakukan pengawasan menyeluruh terhadap aktivitas penambangan pasir di wilayah tersebut agar kerusakan lingkungan tidak semakin meluas.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola tambang maupun instansi terkait mengenai legalitas aktivitas penambangan pasir di Kampung Balerejo, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah.


Reporter : ANHAR

Editor       : Davit Segara



×
Berita Terbaru Update