Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Seorang Cewek Jadi Korban Jambret di Wilayah Maniangpajo

Senin, 08 Juni 2026 | Juni 08, 2026 WIB |

Foto korban penjambretan yg dilingkari bernama Fitteri

 WAJOTERKINI.COM--- MANIANGPAJO –  Seòrang cewek  bernama Fitteri Anti binti Nawir menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polsek Maniangpajo atas respons cepat yang diberikan setelah dirinya menjadi korban tindak penjambretan di wilayah hukum Polsek Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Minggu (7/6/2026).



Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WITA di Jalan Poros Anabanua–Tarumpakkae, tepatnya di depan Pondok Pesantren Abu Bakar Ash-Shiddiq/Wahdah, Dusun Salodua, Desa Mattirowalie, Kecamatan Maniangpajo. Saat itu korban yang sedang berboncengan dengan rekannya melintas di lokasi kejadian.



Tiba-tiba, pelaku yang juga mengendarai sepeda motor datang dari arah belakang dan langsung merampas tas selempang milik korban. Dalam tas tersebut terdapat sejumlah barang berharga, diantaranya KTP, SIM C, Kartu ATM, STNK sepeda motor, uang tunai sekitar Rp400 ribu, serta sebuah telepon genggam IPhone 11 berwarna hitam.


Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri. Korban kemudian bergegas menuju Polsek Maniangpajo untuk melaporkan kejadian yang dialaminya agar segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.


Kapolsek Maniangpajo, Iptu Haryadi, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari korban.


"Dua orang perempuan datang ke Polsek Maniangpajo dan melaporkan bahwa tas miliknya telah dijambret di Wilayah Kera, dekat perkebunan sawit. Setelah menerima laporan tersebut, personel kami langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan tindakan kepolisian dan pengumpulan informasi awal," ujar Iptu Haryadi.


Ia menambahkan, berdasarkan laporan korban, barang-barang yang hilang meliputi satu unit iPhone 11, KTP, SIM, sejumlah surat-surat penting lainnya, serta uang tunai sekitar Rp400 ribu.


Menurut data laporan, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp4,9 juta. Beruntung dalam peristiwa tersebut korban tidak mengalami luka fisik.


Fitteri mengaku sangat terbantu dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas kepolisian saat dirinya datang melapor. Ia mengatakan bahwa saat itu dirinya masih dalam kondisi syok dan gemetar akibat kejadian yang baru saja dialaminya.



"Saya mengucapkan terima kasih kepada Polsek Maniangpajo atas respons cepat yang diberikan setelah saya melaporkan tindak penjambretan yang saya alami. Dalam keadaan gemetar, saya diperlakukan dengan baik oleh petugas, mendapatkan pelayanan yang ramah, serta penanganan yang cepat sehingga proses tindak lanjut dapat segera dilakukan," ujar Fitteri.


Ia berharap aparat kepolisian dapat terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap pelaku kejahatan jalanan agar masyarakat merasa aman saat beraktivitas. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku dan menindaklanjuti laporan yang telah diterima. (*)/ ed



×
Berita Terbaru Update