PRINGSEWU, WAJOTERKINI.COM — Pihak Telkom melalui perwakilannya di lapangan, Hakim, membenarkan bahwa kebocoran pipa distribusi milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Pringsewu di ruas Jalan Jendral A. Yani, sekitar perempatan Terminal Pringsewu, terjadi akibat aktivitas pekerjaan penanaman kabel bawah tanah yang sedang berlangsung di kawasan tersebut.
Hakim menjelaskan, insiden tersebut terjadi saat proses penggalian tanah menggunakan peralatan kerja untuk pemasangan jaringan kabel bawah tanah milik Telkom yang melintasi jalur utilitas di sekitar lokasi.
“Memang benar, saat proses pekerjaan penanaman kabel berlangsung, peralatan kerja sempat menyentuh saluran pipa milik PDAM sehingga menyebabkan kebocoran,” kata Hakim saat dikonfirmasi di lokasi pekerjaan.
Menurut dia, setelah kejadian tersebut diketahui, pihak Telkom langsung melakukan koordinasi dengan PDAM Kabupaten Pringsewu untuk mempercepat proses penanganan di lapangan agar dampak kebocoran tidak meluas.
Ia menegaskan bahwa Telkom bertanggung jawab atas kejadian tersebut sebagai bagian dari komitmen dalam pelaksanaan pekerjaan infrastruktur jaringan di wilayah Kabupaten Pringsewu.
“Kami langsung berkoordinasi dengan pihak PDAM. Pada prinsipnya kami bertanggung jawab dan memastikan penanganan dilakukan sampai kondisi kembali normal seperti semula,” ujarnya.
Hakim menjelaskan, pekerjaan penggalian tanah tersebut merupakan bagian dari program penguatan jaringan kabel bawah tanah yang tengah dilakukan Telkom di sejumlah titik wilayah Pringsewu guna meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi kepada masyarakat.
Dalam proses pelaksanaannya, kata dia, pekerjaan dilakukan dengan sistem penanaman kabel di sepanjang jalur bahu jalan dengan tetap memperhatikan keberadaan jaringan utilitas lain di bawah permukaan tanah. Namun karena posisi jaringan pipa berada berdekatan dengan jalur penggalian, peralatan kerja secara tidak sengaja menyentuh pipa distribusi air milik PDAM.
“Lokasi jalur utilitas memang cukup padat. Saat proses penggalian berlangsung terjadi kontak dengan pipa distribusi air sehingga menimbulkan kebocoran,” katanya.
Ia menambahkan, pihak Telkom juga memastikan bahwa seluruh proses pemulihan kondisi di lapangan dilakukan bersama pihak terkait agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan lebih lama.
Sebelumnya, kebocoran pipa tersebut menyebabkan genangan air cukup luas di badan Jalan Jendral A. Yani. Air yang keluar dari saluran pipa PDAM sempat mengalir ke permukaan jalan dan bercampur dengan material tanah hasil galian.
Kondisi tersebut membuat permukaan jalan berubah menjadi licin serta berwarna kemerahan akibat material tanah yang terbawa aliran air. Sejumlah pengendara terlihat memperlambat laju kendaraan saat melintas di lokasi karena kondisi jalan yang tergenang.
Selain genangan air, material tanah bekas galian juga terlihat menumpuk di bahu jalan sebagai bagian dari proses pekerjaan penanaman kabel bawah tanah.
Hakim memastikan, setelah kejadian tersebut pihak Telkom terus berkoordinasi dengan PDAM hingga proses perbaikan jaringan selesai dilakukan dan kondisi lapangan kembali aman untuk dilalui masyarakat.
“Kami pastikan pekerjaan tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan pengguna jalan serta melakukan penanganan bersama pihak terkait sampai kondisi kembali seperti semula,” katanya. ( vit)
