Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Berawal dari Warung Kopi, Bolo Ngopi Jadi Komunitas Sosial yang Satukan Semua Kalangan di Probolinggo

Senin, 15 Juni 2026 | Juni 15, 2026 WIB |

Secangkir kopi telah menyatukan mereka, dan kepedulian membawa mereka turun ke jalan. Melalui program Bolo Ngopi Berbagi, senyum para pengayuh becak dan warga menjadi bukti bahwa kebaikan sekecil apa pun akan selalu berarti bagi sesama.(Yuli/WajoTerkini.com)

WajoTerkini.com,PROBOLINGGO
 – Warung kopi identik dengan tempat bersantai dan berbincang santai. Namun di Kota Probolinggo, sebuah komunitas berhasil membuktikan bahwa obrolan di meja kopi dapat melahirkan gerakan sosial yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

Komunitas tersebut bernama Bolo Ngopi, sebuah wadah yang mempertemukan berbagai latar belakang profesi tanpa memandang status sosial. Di dalamnya, kuli angkut, tukang becak, pedagang, pegawai swasta, hingga pejabat daerah duduk bersama menikmati secangkir kopi sambil berdiskusi dan berbagi ide.


Sesuai namanya, "Bolo" yang berarti teman, komunitas ini menjadikan kebersamaan sebagai fondasi utama dalam membangun kepedulian sosial.


Bolo Ngopi lahir dari kebiasaan sederhana H. Wawan Setyawan atau yang akrab disapa Mas Wonk, bersama sejumlah warga yang rutin berkumpul di dua warung kopi di kawasan pertigaan Jalan Ikan Kerapu dan Jalan Ikan Lumba-Lumba, Kota Probolinggo.


Setiap hari, mereka saling menyapa, bertukar cerita, bercanda, hingga berdiskusi mengenai berbagai persoalan kehidupan setelah menjalani aktivitas masing-masing.


Melihat keakraban yang terjalin, Mas Wonk memiliki gagasan agar hubungan tersebut tidak berhenti sebagai ajang nongkrong semata, tetapi berkembang menjadi komunitas yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.


Dari pemikiran itulah Bolo Ngopi resmi terbentuk.


Perjalanan komunitas ini tidak selalu berjalan mulus. Pada masa awal berdiri, berbagai komentar miring dan keraguan dari sebagian pihak sempat menghampiri.


Namun, Mas Wonk bersama para anggota memilih tetap fokus menjalankan kegiatan dengan modal kekompakan, ketulusan, dan semangat gotong royong.


Seiring waktu, konsistensi tersebut mulai membuahkan hasil. Bolo Ngopi kini semakin dikenal dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat karena aksi nyata yang dilakukan.


Saat ini, Bolo Ngopi memiliki dua program sosial unggulan, yakni Bolo Ngopi Berbagi dan Bolo Ngopi Peduli.


Melalui program Bolo Ngopi Berbagi, setiap hari Jumat para anggota turun langsung ke lapangan membagikan makanan siap santap, jajanan, hingga paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan dalam kegiatan Jumat Berkah.


Sementara itu, program Bolo Ngopi Peduli lebih berfokus pada pemberdayaan pelaku usaha kecil. Komunitas ini bergotong royong memperbaiki tempat usaha warga yang sudah tidak layak.


Mulai dari mengerok dinding yang rusak, melakukan plester ulang, mengecat dengan warna baru, hingga memperbaiki atap yang bocor dilakukan secara sukarela oleh para anggota.


Hasilnya, warung-warung sederhana yang sebelumnya tampak kumuh berubah menjadi lebih bersih, nyaman, dan layak digunakan sebagai tempat mencari nafkah.


Meski saat ini aktivitasnya masih berpusat di wilayah Kota Probolinggo dan melibatkan anggota terdekat, Bolo Ngopi memiliki visi untuk menjadi komunitas sosial berbasis kebersamaan terbesar dan mandiri di Probolinggo.


Dengan jumlah anggota yang terus bertambah dan semangat gotong royong yang semakin kuat, komunitas ini optimistis dapat menghadirkan lebih banyak program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.


Di sela kesibukannya, Mas Wonk juga menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna kepada seluruh masyarakat Probolinggo.


"Buat bapak-bapak yang ada di kota dan kabupaten, Salam Satu Cangkir," ujarnya sambil tersenyum.


Sebuah sapaan hangat yang menjadi simbol bahwa kepedulian, persaudaraan, dan semangat berbagi dapat tumbuh dari mana saja, bahkan dari secangkir kopi yang dinikmati bersama di sudut sebuah warung sederhana.

Reporter:Yuli

×
Berita Terbaru Update