![]() |
| Warga mengaspirasi di depan gedung DPRD Wajo |
WAJO, WAJOTERKINI.COM----Puluhan warga dan LSM Badan Khusus WASPAMOPS LMR-RI menyampaikan aspirasi di DPRD Wajo, terkait kasus dugaan arogansi pemberhentian perangkat Desa Bau Bau, oleh oknum Kepala Desa Bau Bau, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Kamis, 08/01/2026
Ketua WASPAMOPS LMR- RI Ardi, atas nama lembaga menilai Kepala Desa Bau Bau, diduga diskriminasi dalam memberhentikan perangkat desanya dan kasusnya sudah berjalan dua tahun belum menemukan titik terang.
"Perangkat desa bukan tim sukses atau alat politik , melainkan pelayan masyarakat, tidak terlibat politik secara langsung. Kami harap copot oknum kepala Desa Bau- Bau yang bertindak arogansi," tegas Ardi
"Dipecat bukan karena ada pelanggaran hanya karena perbedaan pandangan, dan korban Esse melapor di inspektorat dan kepolisian, sehingga diduga memicu Esse dipecat sebagai perangkat desa," tambahnya
Amran selaku penerima aspirasi mengutarakan, akan mengawal sampai titik terakhir dan berupaya fasilitasi para warga yang membawa aspirasi.
" Aspirasi hari ini saya minta untuk Rapat Dengar Pendapat Umum ( RDPU) dan menyesuaikan dengan jadwal Bamus dan memyampaikan kepada Pimpinan Komsi I DPRD Wajo, pimpinan DPRD dan risalah, bahwa kita akan tindaklanjuti ini," tegas Amran
Ir.Junaidi yang juga ikut menerima aspirasi , meminta agar pada saat RDP , juga dilibatkan
" Kami yang menerima aspirasi pada hari ini, meminta agar kami juga dilibatkan karena kami yang menerima apa permasalahannya, sehingga bisa juga terjawab sèusai menerima aduan aspirasi," pinta Junaidi Muhammad
H.Sudirman Meru selaku koordinator penerima aspirasi, bahwa terkuat suatu masalah, Desa Bau- Bau pernah diadakan perekrutan perangkat desa, dan setelah keluar hasil seleksi itu ada yang tidak sesuai dengan harapan peserta yang ikut.
" Jadi berdasarkan keterangan , yang mendapat nilai tinggi tidak masuk diperekrutan. Mak mereka datang menuntut haknya, dan pertanayakan mekanisme aturan apa yang berlaku dan juga ada perjanjian dibuat dalam rangka mengantisipasi persoalan yang pernah muncul, akan tetapi juga tidak berjalan sesuai harapan. Dan hari ini kita hanya menerima aspirasi nanti di RDP kita dengar semua keterangan kedua belah pihak baru bisa memberikan kesimpulan," tutupnya
Penerima Aspirasi, H.Sudirman Meru, Amran Ambo Dai, Junaidi Muhammad ,Andi Tri Sakti
Laporan : Muhlis
