Wakil Bupati Wajo menandatangani Berita acara pelantikan JMSI Wajo
Wajo, Wajoterkini.com—-Pengurus Cabang Jaringan Media Siber ( JMSI ) Kabaten Wajo resmi dilantik untuk Periode 2025–2030 , dengan tema “Mendorong Ekosistem Pers yang Sehat dan Berkelanjutan”
Pelantikan dilaksanakan di Aula Sallo Hotel, Jalan H. Bahe, Sengkang, Kamis (17/12/2025).
Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Wajo, jajaran Pengurus Daerah JMSI Sulawesi Selatan, unsur Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perbankan, serta berbagai organisasi pers.
Ketua Pengcab JMSI Kabupaten Wajo, Muh.Nur, memaparkan ada 23 media yang bergabung, delapan diantaranya sudah mengantongi sertifikat terverifikasi keanggotaan.
JMSI bukan sekedar menulis dan berbicara terkait wartawan , lebih ke perusahaan media dan JMSI menaungi perusahaan media.
” Saya punya mimpi minimal di Wajo bisa hadir seperti Alwi Hamu, kalau di Jakarta ada Surya Paloh, Hary Tanoesoedibjo, mereka semua pengusaha media. Insyah Alllah semua yang ada di JMSI kita akan bangun ekosistem PERS yang sehat dan berkelanjutan,” ungkap Muh. Nur
“Tanpa kebersamaan dan soliditas panitia, kegiatan ini tentu tidak akan berjalan dengan baik,” tambahnya
Sementara Ketua JMSI Pengda Sulawesi Selatan, Ilham Husain , mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus JMSI Wajo yang baru dilantik.
“Saya berharap pengurus JMSI Wajo bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, terutama menghadirkan informasi yang berimbang dan beretika serta menjalankan amanah organisasi dengan integritas, profesionalisme, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, pedoman media siber dan menjadi garda terdepan menangkal berita hoax,” harap Ilham
Wakil Bupati Wajo, dr. H. Baso Rahmanauddin, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran JMSI dalam mendorong terciptanya ekosistem pers yang sehat di Kabupaten Wajo.
“Pers yang sehat harus berlandaskan empat pilar utama, yakni beretika, berintegritas, independen, dan profesional,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah berharap JMSI dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas informasi di tengah masyarakat.
(Muhlis)
